Parasitologi adalah cabang ilmu biomedik yang mempelajari parasit, siklus hidupnya, interaksi dengan inang, serta dampaknya terhadap kesehatan manusia. Ilmu ini berperan penting dalam diagnosis dan pengendalian penyakit yang disebabkan oleh protozoa, helminth, maupun arthropoda medis. Pemeriksaan parasitologi menjadi dasar dalam mendeteksi infeksi parasit, memahami epidemiologi penyakit tropis, serta mendukung program kesehatan masyarakat.
Laboratorium Parasitologi di Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Surabaya merupakan ruang praktikum terpadu yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis dan analitis. Fasilitas laboratorium meliputi:
-
Mikroskop cahaya & digital untuk identifikasi morfologi parasit.
-
Preparat permanen & basah sebagai media pembelajaran siklus hidup parasit.
-
Peralatan diagnostik molekuler (PCR, sequencing) untuk deteksi parasit modern.
-
SOP biosafety & biosecurity yang ketat untuk menjamin keselamatan kerja.
🌟 Keunggulan Laboratorium Parasitologi
-
Fasilitas lengkap: Dari metode klasik mikroskopik hingga teknologi molekuler terkini.
-
Integrasi teori & praktik: Mahasiswa belajar klasifikasi, morfologi, dan siklus hidup parasit sekaligus melakukan pemeriksaan laboratorium nyata.
-
Mutu terjamin: Penerapan quality assurance, verifikasi, dan validasi hasil pemeriksaan sesuai standar internasional.
-
Lingkungan profesional: Mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, analitis, serta komunikatif dalam menyajikan hasil pemeriksaan.
Suasana belajar di Laboratorium Parasitologi menekankan student-centered learning dengan pendekatan praktikum terbimbing, diskusi kasus, simulasi, dan project-based learning. Mahasiswa aktif berinteraksi dengan dosen dan instruktur, bekerja dalam tim, serta dilatih untuk menguasai keterampilan teknis sekaligus kemampuan interpretasi hasil. Lingkungan laboratorium yang kondusif, disiplin, dan profesional mendukung terciptanya pengalaman belajar yang menyenangkan, relevan, dan aplikatif.
