Toksikologi Klinik adalah cabang ilmu laboratorium medik yang mempelajari efek racun, obat, dan zat kimia terhadap tubuh manusia, serta bagaimana tubuh menyerap, mendistribusikan, memetabolisme, dan mengeliminasi zat tersebut. Ilmu ini berperan penting dalam diagnosis keracunan, pemantauan terapi, serta evaluasi paparan zat berbahaya yang dapat memengaruhi kesehatan, khususnya sistem kardiovaskular, saraf, dan organ vital lainnya.
Laboratorium Toksikologi Klinik di Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Surabaya dirancang sebagai ruang praktikum modern dan terintegrasi. Fasilitas laboratorium mencakup:
-
Instrumen toksikologi klinik untuk pemeriksaan elektrolit, gas darah, urin, dan cairan tubuh.
-
Peralatan molekuler & biokimia untuk analisis toksokinetika dan toksodinamika.
-
Sistem Quality Control (QC) internal dan eksternal sesuai standar ISO 15189.
-
SOP biosafety & K3 laboratorium untuk menjamin keselamatan mahasiswa dan tenaga laboratorium.
🌟 Keunggulan Laboratorium Toksikologi Klinik
-
Fasilitas lengkap: Dari metode manual hingga teknologi otomatis untuk pemeriksaan toksikologi klinik.
-
Integrasi teori & praktik: Mahasiswa belajar konsep toksikologi sekaligus mengaplikasikan langsung pada kasus klinis.
-
Mutu terjamin: Penerapan QC, verifikasi, dan validasi hasil pemeriksaan sesuai standar internasional.
-
Lingkungan profesional: Mahasiswa dilatih berpikir kritis, analitis, dan komunikatif dalam menyajikan hasil pemeriksaan.
Suasana belajar di Laboratorium Toksikologi Klinik menekankan student-centered learning dengan pendekatan praktikum terbimbing, diskusi kasus, simulasi, dan project-based learning. Mahasiswa aktif berinteraksi dengan dosen dan instruktur, bekerja dalam tim, serta dilatih untuk menguasai keterampilan teknis sekaligus kemampuan interpretasi hasil. Lingkungan laboratorium yang kondusif, disiplin, dan profesional mendukung terciptanya pengalaman belajar yang menyenangkan, relevan, dan aplikatif.
